Rabu, 23 Maret 2016

SISTRANS...

Materi-materi pertemuan 1-13 dari mulai pengantar sistem transportasi sampe rute choice dan mode choice dari sistran sendiri, juga cara perhitungan menggunakan metode analogi dan sintesis pake excel jadi tinggal pelajarin sedikit dan ikutin. mudah-mudahan bisa membantu..

pertemuan 1
pertemuan 2-3
pertemuan 6
pertemuan 7
pertemuan 10
pertemuan 11-12
pertemuan 13
excel-contoh perhitungan analogi
excel-contoh perhitungan sintesis

MEKANIKA REKAYASA IV ( MR4 )

Sekarang aku mau share ke temen-temen materi-materi MR4 yang aku pelajarin dan dapet dari pak Gumay.  link paling bawah itu materi yang disampein sama pak Gumay lainnya cuma pengenalan aja tentang materi di MR4. Dibaca-baca dulu aja. Semoga bermanfaat dan bisa membantu kelancaran kuliah kalian.. :)

Invers
Aljabar
Mekanika Rekayasa IV

mudah-mudah Allah paring manfaat, lancar dan barokah..

Minggu, 29 Desember 2013

PROPOSAL USAHA JIMAS CUPCAKES SPORT (tugas kewirausahaan)



PROPOSAL USAHA
JIMAS CUPCAKE SPORT
(TUGAS KEWIRAUSAHAAN)


Oleh :

Jonathan (10110015)Irma Agustiana (10110014)Mariana Safitri (11110011)Adithia Brilianto (11110001)Sari Riana Putri (10110011)




 
JURUSAN TEKNIK SIPIL
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS MALAHAYATI
BANDAR LAMPUNG
2013


KATA PENGANTAR


Puji syukur kami ucapkan kepada Allah SWT, karena berkat rahmat-Nyalah kami dapat menyelesaikan proposal usaha yang berjudul Jimas Cup Cakes Sport ini dengan baik dan tepat waktu. Proposal usaha ini dibuat sebagai salah satu syarat kelulusan serta syarat mengikuti Ujian Akhir Semester (UAS) ganjil ( Semester V) pada mata kuliah Kewirausahaan dan Pengembangan Bisnis.
Kami menyadari bahwa penyusunan proposal usaha ini masih banyak kekurangan. Untuk itu kami mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari para pembaca serta dosen pembimbing mata kuliah yang bersangkutan. Kami berharap semoga proposal usaha ini dapat berguna bagi kami dan para pembaca. Dan semoga dengan adanya proposal usaha ini kami dapat mengembangkan dan mensukseskan serta merealisasikan tujuan dari proposal ini.

Bandar Lampung, 18 Desember 2013


Penulis


DAFTAR ISI
                                                                                   Halaman
KATA PENGANTAR ...................................................................................ii
DAFTAR ISI ................................................................................................. iii
I.     PENDAHULUAN
           1.1  Latar Belakang .....................................................................................1
           1.2  Visi .......................................................................................................1
           1.3  Misi .......................................................................................................2
           1.4  Tujuan Usaha ........................................................................................2
II.  RINGKASAN BISNIS
          2.1  Profil Usaha ............................................................................................3
          2.2  Gambaran Awal Usaha ..........................................................................3
III.  PRODUK
           3.1  Gambaran Produk  ................................................................................4
           3.2  Gambaran Persaingan ...........................................................................4
          3.3  Gambaran Penjualan ..............................................................................4
IV.   ANALISIS SWOT
4.1  Strength (Kekuatan)  ..................................................................................... 5
4.2  Weakness (Kelemahan) ................................................................................. 5
4.3  Opportunity (Peluang)  .................................................................................. 5
4.4  Threat (Ancaman) ......................................................................................... 6
V.      PERENCANAAN KEUANGAN
5.1  Biaya Tetap (Fixed Cost)  ............................................................................. 7
5.2  Biaya Variabel (Variabel Cost)  .................................................................... 7
5.3  Total Biaya (Total Cost) ................................................................................ 7
5.4  Pendapatan .................................................................................................... 8
5.5  Penetapan Harga ............................................................................................ 8
5.6  Analisis Titik Impas (Break Event Point) ..................................................... 8
VI.   PENUTUP
6.1  Antisipasi Masa Depan ................................................................................. 9
6.2  Kesimpulan ................................................................................................... 9
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN


BAB I
PENDAHULUAN
1.1         Latar Belakang
Zaman dulu orang membeli makanan hanya berpedoman pada rasanya yang enak dan murah, ini terutama bagi kalangan masyarakat menengah ke bawah. Dua hal inilah yang menjadi prioritas utama dalam membeli makanan. Akan tetapi akhir-akhir ini kecenderungan masyarakat kita dalam membeli makanan adalah memperhatikan rasa, gizi yang terkandung dalam makanan tersebut, baru kemudian memikirkan harga. Oleh karena itu,  roti banyak menjadi pilihan manusia untuk makanan ringan, dimana dari segi rasa, roti menawarkan cukup banyak rasa yang ditawarkan dan enak, dari segi gizi juga memenuhi kebutuhan gizi manusia, dari segi harga, roti mudah dijangkau semua kalangan masyarakat.
Akhir-akhir ini sering kali kita lihat pada media televisi, koran, serta internet banyak sekali pemberitaan mengenai sepakbola terutama pada FIFA World Cup 2014 yang diikuti oleh berbagai club-club sepak bola terbaik didunia yang sedang digilai oleh sebagian masyarakat luas, maka dari itu kami terinspirasi untuk membuat Toko Kue bernama Jimas Cup Cake sport. JIMAS merupakan kolaborasi nama antara 5 pengusaha muda yaitu Jonathan, Irma, Mariana, Adit dan Sari. Kami mempunyai tekad dan niatan serta ide yang sama untuk membuat usaha ini. Peluang usaha di depan mata, tidak ada salahnya kalau kami memulai sekarang. Inilah yang melatar belakangi berdirinya sebuah Toko Kue bernama “Jimas Cup Cake Sport.

1.2         Visi
a.         Memberikan style baru produk cupcake untuk memuaskan para konsumen.
b.        Memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya.
c.         Menjadi salah satu usaha kuliner tersukses di Bandar Lampung, bahkan Indonesia.

1.3         Misi
a.         Terus berinovasi dalam menciptakan menu cup cake dengan bentuk-bentuk yang unik dan menarik.
b.        Menciptakan bentuk-bentuk dan ide-ide kreatif sebagai penarik minat para pembeli.
c.         Memberikan pelayanan yang baik dan ramah dalam upaya menarik pembeli.
d.        Menjual produk dengan harga yang terjangkau tetapi dengan kualitas dan rasa yg memukau.

1.4         Tujuan Usaha
Menjadi salah satu usaha kuliner yang sukses di Bandar Lampung dengan omset yang tinggi sehingga dapat membuka banyak cabang di Indonesia dan menampung banyak karyawan.

BAB II
RINGKASAN BISNIS

2.1     Profil Usaha
Nama Usaha    : Jimas Cup Cake Sport
Jenis Usaha     : Kuliner
Alamat Usaha Jalan Pramuka No.31, Kemiling Bandar Lampung
Telepon           : 085768912017

2.2     Gambaran Awal Usaha
Usaha ini merupakan usaha kami yang pertama. Kami memutuskan untuk mengurusi dan melayani pelanggan bersama tanpa pegawai. Dana awal kami dapatkan dari investasi kami bersama dalam mendirikan usaha ini. Selanjutnya kami akan menyewa tempat sebagai lokasi usaha kami dan membuat surat izin usahanya.


BAB III
PRODUK
3.1         Gambaran Produk
Cupcakes kami memiliki berbagai keistimewaan dibandingkan kue pernikahan konservatif, karena dapat disajikan dengan berbagai rasa. Tidak hanya satu rasa yang biasa terdapat di banyak kue pernikahan. Dengan menggunakan cupcakes berbagai rasa yang berbeda dengan desain sport yang bermacam-macam, maka para tamu dapat menemukan rasa yang mereka kehendaki. Cupcakes sangat praktis, karena tidak perlu memotong-motong kue lagi. Sedangkan sebagai souvenir, cukup dikemas dalam wadah kotak atau plastik mika.

3.2         Gambaran Persaingan
Untuk saat ini kami mempunyai beberapa pesaing. Pengaruh pesaing terhadap penjualan cupcake kami agak sedikit berpengaruh karena pesaing kami namanya sudah lebih dikenal dan lokasi penjualan mereka cukup strategis sehingga banyak orang yang melakukan aktifitas, berkunjung dan membeli cupcake dan berbagai farian produk mereka.

3.3         Gambaran Penjualan
Dalam pelaksanaannya nanti, kami akan menjual cupcake sport di jalan Pramuka No. 31, Kemiling, Bandar Lampung. Lokasi yang dipilih merupakan suatu tempat yang strategis karena terdapat banyak sekolah dimulai dari SD, SMP, kampus, dan beberapa kantor. Lokasi kami mudah terlihat dan berada di jalan utama yang merupakan jalan lalu lalang masyarakat sekitar sehingga dapat dengan mudah dicari dan didatangi yang merupakan salah satu tempat yang strategis di Bandar Lampung.  Kami juga membuka pesanan yang di desain sesuai selera konsumen. Dalam hal ini pesanan dapat langsung diambil di tempat kami atau di antar (via delivery) yang membudahkan konsumen untuk mengkonsumsi dan memesan cupcakes kami.


BAB IV
ANALISIS SWOT
4.1         Strenght (Kekuatan)
a.         Serbaguna, selain untuk di konsumsi sendiri dapat juga dijadikan sebagai oleh-oleh dan souvenir acara seperti pernikahan, ulang tahun dan lain-lain yang praktis, tidak merepotkan dan digemari penikmat kue.
b.        Trendi, terlihat di beberapa contoh cupcake di sejumlah media, penataan yang cukup banyak dan memukau. Apalagi ketika ditumpuk bersama-sama pada setiap lapisan tempat cupcakes, maka tampilannya akan sangat mengesankan.
c.         Mempunyai ciri khas tampilan dan rasa yang berbeda dengan usaha cupcake yang lainnya yaitu cupcake fariasi olahraga dengan farian rasa.
d.        Tempatnya strategis sehingga mudah untuk dikunjungi.
e.         Rasa yang kompetitif.
f.             Harganya cukup murah ,terjangkau, pelayanan memuaskan, rapi dan bersih.

4.2         Weakness (Kelemahan)
a.         Tidak cocok bagi orang yang tidak suka roti.
b.        Belum mempunyai cabang.

4.3         Opportunity (Peluang)
a.         Digemari sebagian besar masyarakat, khususnya pecinta olahraga seperti sepak bola, basket, bulu tangkis, renang, dll.
b.        Ciri khas menu dan tampilan cupcake yang fariatif dan dibuat sesuai selera menjadikan usaha ini sangat menjanjikan.
c.         Adanya layanan pesan antar dengan ongkos kirim yang terjangkau sehingga konsumen tetap dapat menikmati produk cupcakes kami tanpa keluar rumah.
d.        Budaya masyarakat yang konsumtif.

4.4         Threat (Ancaman)
a.         Banyak saingan yang namanya sudah lebih melambung dan dikenal konsumen.
b.        Harga bahan baku yang sewaktu-waktu bisa naik dapat menyebabkan kenaikan harga cupcakes yang mungkin dapat mengurangi pembeli.


BAB V
PERENCANAAN KEUANGAN
Total biaya pembangunan usaha Jimas CupCakes Sport tersebut sebesar Rp 9.963.000,- dengan rincian sebagai berikut :
5.1         Biaya Tetap (Fixed Cost)
-            Kontrak toko/bulan                                    Rp       400.000,-
-            Kursi, meja, lemari, etalase             Rp    3.000.000,-
-            Kitchen Set                                                 Rp    1.840.000,-
-            Peralatan memasak lainnya             Rp       850.000,-
-            Lap Tangan                                                 Rp         30.000,-
-            Kotak sampah dan ember                           Rp         30.000,-
-            Bola lampu                                                 Rp       100.000,-
-            Kulkas                                                        Rp    1.500.000,-
-            Listril, air, dll                                              Rp       150.000,-
-            Pembuatan banner, stiker daftar harga       Rp       100.000,-
Total                                                                  Rp   8.000.000,-
5.2         Biaya Variabel (Variable Cost) per Bulan
- Terigu                                                              Rp       500.000,-
- Coklat blok dan ceres                                      Rp       200.000,-
- Pengembang kue                                             Rp         30.000,-
- Pewarna kue                                                    Rp         40.000,-
- Aneka Buah (hiasan)                                       Rp       300.000,-
- Susu                                                                 Rp       300.000,-
- Mentega/margarin                                           Rp       200.000,-
- Gas                                                                  Rp       300.000,-
- Plastik, kertas roti, dll                                     Rp       250.000,-
Total                                                                  Rp   2.120.000,-
5.3         Total Biaya (Total Cost)
TC = TFC + TVC
TC = Rp 8.000.000,- + Rp 2.120.000,-
TC = Rp 10.120.000,-

5.4         Pendapatan
Target penjualan cupcake per hari adalah 10 box. Dalam 1 box terdiri dari 6 pcs cupcakes seharga Rp. 5.000,-. Waktu berjualan Senin-Minggu. Dalam sebulan menjual  400 box atau 2.400 pcs cupcakes. Berikut rinciannya :
Pendapatan Harian     = Rp 5.000,- x 6 pcs x 10box     = Rp     300.000,-
Pendapatan Bulanan   = Rp 300.000,- x 30 hari             = Rp  9.000.000,-

5.5         Penetapan Harga
V  = Vc / Q
Dimana :  V       = Penetapan Harga per pcs
                 VC    = Variabel Cost ( Harga Variabel )
                 Q       = Target Penjualan
Harga per pcs                     = Rp. 2.120.000,- : 2400 
                                           = Rp 883,333                        Rp 900,-
Laba per pcs                      = P - V
                                           = Rp 5.000,- - Rp 900,-       = Rp 4.100,-
*  P = Harga jual per pcs
5.6         Analisis Titik Impas (Break Event Point)
BEP (x)  FC : (p - v)     ;     BEP (Rp)  = FC : (1-(v-p))
Dimana :  BEP (x)         = Break Event Point Unit
                 BEP (Rp)      = Break Event Point Price
                 FC                 = Fix Cost ( Harga Tetap )
                 P                    = Harga Jual per unit
                 V                   = Biaya Variabel per unit / harga yang ditetapkan
BEP (Q)  = Rp 8.000.000,- : (Rp 5.000,- - Rp 900,-)  = 1951,2195     ≈ 1.952 unit   
BEP (P)   = Rp 8.000.000,- : (1 - (Rp 900,- : Rp 5.000,-)             = Rp 9.756.097,561


BAB VI
PRNUTUP
6.1     Antisipasi Masa Depan
Sebuah inovasi yang hebat tidak pernah lepas dari ide sederhana yang kreatif. Walaupun cupcake sport tersebut terkesan sederhana, namun jika dipadukan dengan pola pikir yang kreatif dan inovatif, maka tidaklah mustahil jika rangkaian ini bisa menjadi sebuah solusi besar yang sangat membantu kita dalam melakukan usaha berbisnis kue dengan keuntungan yang besar.
Sebagai wirausahawan yang baik, kami tidak akan membiarkan usaha ini berjalan secara mendatar. Kami akan terus mencoba memperbaiki kualitas pekerjaan kami, agar para peminat atau konsumen puas atas pelayanan dan citarasa roti yang kami buat. Karena apabila kualitas roti  kami tidak kami tingkatkan kemungkinan besar usaha ini tidak akan maju dan terancam bangkrut.

6.2     Kesimpulan

Menurut kami usaha ini akan dapat berkembang dan mencapai keberhasilan. Kami sangat yakin bahwa usaha ini akan maju dan terus berkembang karena dilakukan oleh orang–orang yang terus memadukan kemampuan dan pola pikir yang kreatif serta inovatif, juga  mempunyai kualitas dalam menjalankan setiap pekerjaan. Kami sadar bahwa usaha ini tak akan langsung berkembang pesat. Namun bertahap kami akan terus berjuang untuk terus menjalankan dan mengembangkan usaha ini.